Kepastian Hukum Terhadap Kepailitan Anak Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
Main Article Content
Abstract
Economic development as part of national development aims to improve the welfare of the people through the strategic role of State-Owned Enterprises (SOEs). In practice, SOEs often experience losses, prompting the government to restructure them through the formation of SOE holding companies as regulated in Government Regulation No. 72 of 2016, which amends Government Regulation No. 44 of 2005 concerning Procedures for State Capital Participation and Administration (GR No. 72 of 2016). However, the provisions in PP No. 72 of 2016, which treat the legal status of SOE subsidiaries as equivalent to SOEs, have caused inconsistencies between the normative provisions in Law -Law No. 16 of 2025 amending Law No. 1 of 2025 concerning SOEs (SOE Law) and Minister of SOEs Regulation No. 03 of 2023 with legal practice, particularly regarding the bankruptcy of SOE subsidiaries. This study aims to analyze the legal status of SOE subsidiaries that have filed for bankruptcy, the liability of bankrupt SOE subsidiaries to their parent SOEs, and the legal certainty of the assets of bankrupt SOE subsidiaries. The research method used is normative juridical research with a legislative and conceptual approach, using primary, secondary, and non-legal legal materials. The results of the study show that state-owned enterprise subsidiaries are independent legal entities in the form of limited liability companies that are subject to the Limited Liability Company Law and therefore cannot be categorized as state-owned enterprises. The liability of a bankrupt subsidiary to its parent company is separate based on the principle of separate legal entity, so that the legal obligations of the subsidiary do not automatically become the responsibility of the parent company, unless it is proven that there has been excessive control. The bankruptcy of a SOE subsidiary also results in the possibility of general seizure of all its assets because they are no longer directly included in state assets.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
A. Buku
Andriani Nurdin. 2012. Kepailitan BUMN Persero Berdasarkan Asas Kepastian Hukum. Bandung: PT Alumni.
Gunawan Widjaja. 2008. Hak Individu dan Kolektif Para Pemegang Saham. Jakarta: Forum Sahabat.
Hendri Jayadi. 2021. Hukum Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang. Yogyakarta: Publika Global.
Irfan Syauqi. 2016. Ekonomi Pembangunan Syariah. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Yahya Harahap. 2009. Hukum Perseroan Terbatas. Jakarta: Sinar Grafika.
Hadi Subhan. 2009. Hukum Kepailitan: Prinsip, Norma, dan Praktik di Peradilan. Jakarta: Kencana.
Munir Fuady. 2014. Doktrin-Doktrin Modern Dalam Corporate Law dan Eksistensinya Dalam Hukum Indonesia. Bandung: PT. Citra Aditya Bakti.
Muhamad Sadi Is. 2022. Hukum Perusahaan di Indonesia. Jakarta: Kencana.
Peter Mahmud Marzuki. 2016. Penelitian Hukum: Edisi Revisi. Jakarta: Prenada Media Group.
Ridwan Khairandy. 2009. Hukum Perseroan: Doktrin, Peraturan Perundang-Undangan, dan Yurisprudensi. Yogyakarta: Total Media Yogyakarta.
Sulistiowati. 2010. Aspek Hukum dan realitas Bisnis Perusahaan Grup Di Indonesia. Yogyakarta: Erlangga.
Simatupang, D.P. 2020. Kedudukan BUMN Dalam Perspektif Hukum Perdata dan Hukum Publik. Jakarta: UI Press.
Wahyu Kurniawan. 2012. Corporate Governance Dalam Aspek Hukum Perusahaan, .Jakarta: Grafiti.
B. Artikel Jurnal
Adhi Suryo Judhanto, “Pembentukan Holding Company BUMN Dalam Perspektif Hukum Persaingan Usaha”, Spirit Pro Patria. 4, No 2, (2018): 89. https://doi.org/10.29138/spirit.v4i2
Ahmad Dwi Nuryanto, Adi Sulistiyono, Pujiono, “State-Owned Enterprises Restructuring Through Holding Company in Responding to Bankruptcy in Subsidiaries”, Atlantis Press, 358, No 2, (2019): 181. https://doi.org/10.2991/icglow-19.2019.46
Andyna Susiawati Achmad, Astrid Athina Indradewi, “Hubungan Hukum Antar Perusahaan Dalam Sistem Perusahaan Grup Ditinjau dari Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas”, Jurnal USM Law Review, 4, No 2, (2021): 479. https://doi.org/10.26623/julr.v4i2.3912
Djodi Setiawan, “Penerapan PSAK 65 Serta Relevansi PSAK 15 dan 22 Dalam Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasi”, Akurat: Jurnal Ilmiah Akuntasi, 7, No 3, (2016): 80-89 https://ejournal.unibba.ac.id/index.php/akurat/article/view/110
Emmanuel Kevin Wicaksono, “Kajian Mengenai Keuangan Badan Usaha Milik Negara Beserta Kerugian dan Akibat Hukumnya”, Hukum Responsif: Jurnal Ilmiah, 15, No 1, (2024): 227. https://doi.org/10.36355/dlj.v6i1.1705
Iza Sadzili, Elisatris Gutom, “Status Badan Usaha Milik Negara Terhadap Anak Perusahaan Holding BUMN”, Eksekusi: Jurnal Ilmu Hukum dan Administrasi Negara, 2, No 1, (2024): 234. https://doi.org/10.55606/eksekusi.v2i1.874
Ines Prasheila Kusmastuti, “Piercing The Corporate Veil Toward Holding Company Responsibility In The Perspective Of Islamic Justice”, KASBANA Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 4, No 2, (2024): 97. https://doi.org/10.53948/kasbana.v4i2.152
Moch Faizal Nauvaldy, “Keabsahan Pembentukan Holding Badan Usaha Milik Negara Minyak dan Gas (BUMN MIGAS)”, Jurist Diction: Journal of Universitas Airlangga, 4, (2021): 1850. https://doi.org/10.20473/jd.v4i5.29821
Febrianto, Iswi Hariyani, Bhim Prakoso, “Legal Position of Shareholders With Multiple Voting Rights in Technology-Based Limited Liability Companies in The Initial Public Offering Process”, International Journal of Advanced Multidisciplinary Research and Studies, 4, No 3, (2024): 138-145. https://www.multiresearchjournal.com/arclist/list-2024.4.3/id-2755
Putu Edgar Tanaya, Kadek Agus Sudiarawan, “Akibat Hukum Kepailitan Badan Usaha Milik Negara Pasca Berlakunya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 Tentang Keuangan Negara”, Jurnal Komunikasi Hukum, 3, No 1, (2017): 118. https://doi.org/10.23887/jkh.v3i1.9247
Priangga, Rizal Widiya, Yudho Taruno, “Analisis Yuridis Sita Umum Aset Badan Usaha Milik Negara Terhadap Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara”, Jurnal Hukum, 5, No 1, (2017): 125. https://doi.org/10.20961/privat.v5i1.19372
Rizal Choirul Romadhan, “Kedudukan Hukum Badan Usahan Milik Negara Sebagai Anak Perusahaan Dalam Perusahaan Holding Induk”, Media Iuris, 4, No 1, (2022): 87-88. https://dx.doi.org/10.26532/jph.v9i1.16148
Wirazilmustaan, Abdul Rasyid, “Membangun Paradigma Baru Hukum Perusahaan dan Etika Kewiraushaan”, Jurnal Hukum Progresif, 9, No 2, (2017): 1936. https://doi.org/10.33019/progresif.v11i2.204
Amalia, Iswi Hariyani, Bhim Prakoso, “Restrukturisasi Utang PT Garuda Indonesia, Tbk. Sebagai Upaya Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang Kepada Kreditur”, Mimbar Yustitia: Jurnal Hukum dan Hak Asasi Manusia, 6, No 2, (2022): 114-115. https://doi.org/10.52166/mimbar.v6i2.3658
Ika Apri Handayani, Suartini, Fokky Fuad. Konsep Materialitas Dalam Aksi Korporasi Anak Cucu BUMN Berdasarkan Undang-Undang Perseroan Terbatas, Bina Mulia Hukum, Vol.1, No. 2, (2023): 6-7. https://doi.org/10.37893/jbh.v12i2.618
C. Internet
Aries Setyo Nugroho, Tanggung Jawab induk Perusahaan Terhadap Anak Perusahaan Dalam Sistem Holding Company, Bagian II, https://map-consultant.com/ newsmore-5-Tanggungjawab. Induk. Perusahaan. Terhadap. Anak. Perusahaan. Dalam. Sistem.Holding.Company.Bagian.I.html , Diakses pada tanggal 30 Mei 2025
Helmy Lenggogeni. (2020). Tanggung Jawab Induk Perusahaan Kepada Kreditur Dari Anak Perusahaan, http://lib.ui.ac.id/opac/ themes/ libri2/ detail.j sp?id= 88613 &lokasi=lokal, Diakses tanggal 30 Mei 2025,
D. Peraturan Perundang-Undangan
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355)
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 131, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4443)
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penyertaan dan Penatausahaan Modal Negara Republik Indonesia pada Badan Usaha Milik negara dan Perseroan Terbatas (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 325, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6006)
Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik negara Nomor : PER-03/MBU/2023 tentang Pedoman Pengangkatan Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris Anak Perusahaan Badan Usaha Milik Negara
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2025 tentang Badan Usaha Milik Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2025 Nomor 162, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 7142)
Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 48/PUU-XI/2013 tentang Konstitusionalitas Keuangan Badan Hukum Milik Negara Perguruan Tinggi (BHMN-PT) Sebagai Kekayaan Negara.